Hercule Poirot bekas polisi Belgia yang menjadi detektif swasta perawakannya kecil dan kumisnya besar sangat teliti dan bangga akan otak serta kumisnya
Bab terakhir novel ini ditulis dalam perjalanan Salatiga - Solo – Jakarta - Kuala Lumpur – Tanjong Malim, pada tanggal 30 Oktober 2015, dan diselesaikan di Rumah Felo Blok 9, Kampus Sultan Azlan Shah, UPSI, Tanjong Malim, pada hari Sabtu 31 Oktober 2015 jam 16. 15 sore.
Puisi bagi sebagian orang dianggap karya sastra yang sulit untuk dipahami
Pecah ombak di Tanjung Cina menghempas pecah di tepian biarlah makan dibagi dua asal adik janan ketinggalan
Untuk Peter Rowling, untuk mengenang Mr Ridley dan untuk Susan Sladden, yang membantu Harry keluar dari lemarinya
Selamanja saja hidoep, selamanja saja akan berichtiar menjerahkan djiwa saja goena keperloean ra’jat Boeat orang jang merasa perboetannja baik goena sesama manoesia, boeat orang seperti itoe, tiada ada maksoed takloek dan teroes TETAP menerangkan ichtiarnja mentjapai Maksoednja jaitoe
"PULANGLAH. Sakit kakak kalian semakin parah. Dokter bilang mungkin minggu depan, mungkin besok pagi, boleh jadi pula nanti malam.
Saat itu menjelang tengah malam dan perdana Menteri sedang duduk sendirian di kantornya, membaca laporan panjang yang lewat begitu saja melalui otaknya tanpa meninggalkan makna sedikit pun
Aku sangat suka membayangkan menjadi matamu
Aisyah Putri diam-diam punya bodyguard! Terus kabarnya lagi, meski bodyguardnya berkulit gelap, tapi orangnya cool dan manis banget.